In Time With You
Cast : Jung Yonghwa, Seo Joohyun,
Jung Jinwoon, Kim Hyoyeon, Suho,
Kim
Hyunna, Lee Jonghyun, Kang Minhyuk, Lee Jungshin, Monday Couple
Cho Kyuhyun
Genre : Romance
Rating : +15
Author : Jingga8
Chapter 29
I Find You
Keempat lelaki itu kini sudah
berada diatas stage untuk melakukan rehearsal mereka. Mereka tampak menakjubkan
saat memegang alat musik masing-masing. Meski hanya dengan jeans dan T-shirt
sederhana, juga peluh yang membasahi kepala mereka hingga membuat rambut dan
wajah keempat pria itu tampak lusuh, tapi tetap saja.. CNBLUE tidak pernah
kehilangan pesona nya.
Malam ini, konser pertama mereka
di Amerika akan digelar. Sebuah cita-cita besar yang tanpa mereka sangka bisa
terwujud diusia mereka yang bukan remaja lagi. Suara riuh gemuruh fans mereka
sudah mulai terdengar diluar Medison square sejak beberapa jam yang lalu. Luar
biasa, memang. Musik memang sebuah bahasa yang universal.
Yonghwa mengambil waktu
istirahatnya, lalu duduk di tepi stage dengan kaki menjulur kebawah. Beberapa
teguk air mineral dia habiskan. Musim panas di New York tidak lebih baik dari
Seoul, ternyata. Sambil mengusap peluh dikepalanya, Yonghwa memeriksa
ponselnya. Dua pesan masuk.
From : Lady Kim
'Nae adeuri.. himnae! Eomma mendoakanmu dari jauh. Mianhae, kami tidak
bisa melihat konsermu kali ini karena Eomma harus menemani Appa-mu ke Hongkong.
Jaga kesehatanmu, Maknae ah! Sukses ya.. ^^ Saranghae.....'
Senyumnya merekah usai membaca
pesan dari Eomma-nya. He missed her so much, karena kini seiring kesibukannya
sebagai musisi juga meningkat, kesibukan Appa dan Eomma nya juga kian
bertambah. Sangat sulit untuk menemukan waktu yang tepat hanya untuk berkumpul
dan makan malam bersama disatu meja. Kemudian jemarinya menekan opsi pesan
lainnya. Dan dia membacanya.
From : Cho Kyuhyun
'She'll be there, Yonghwa ah. Hari ini, mungkin akan menjadi kesempatan
terbaikmu. Fighting!!'
Lekat, lelaki itu menatap layar
ponselnya. Senyum diwajahnya tadi perlahan sirna. Dia membaca isi pesan itu
berulang-ulang hingga dirinya yakin bahwa dia tidak salah mengerti maksud
kalimat itu.
'Seo Joohyun? Is she really come?' Batinnya.
Dia mulai menelusuri seisi gedung
konser yang masih lengang itu dengan
kedua matanya. Joohyun-nya, satu diantara 5 ribu orang yang akan memenuhi
gedung itu. Fikirannya mencoba menerka-nerka, dimanakah gadis itu akan berdiri
selama konsernya? VIP box? Rasanya tidak mungkin. Jaraknya terlalu dekat dengan
tempatnya berdiri dan Yonghwa bisa menemukan wajah cantiknya dengan mudah
disana. Matanya lalu beralih pada area yang dibatasi high light berwarna hijau
yang berada beberapa meter di hadapan stage. 'Disanakah?' Lagi-lagi batinnya bergumam. Rasanya juga mustahil.
Saat dia berjalan ke ujung stage, maka dia pun bisa menemukan wajahnya disana.
Lelaki itu mendesah, lalu
mengusap keringat diwajahnya setengah frustasi. Fikirannya belum berhenti
menerka-nerka tentang dimana Seohyun akan berdiri. Ada perasaan aneh menekan
dadanya. Seharusnya dia bahagia, mengetahui bahwa akhirnya gadis itu berhenti
membentangkan jarak diantara mereka berdua. Setidaknya, kali ini Seohyun mulai
membuka kembali pintu yang ditutupnya lebih dari dua tahun lalu itu. Ya, harusnya dia senang.
Tapi entah kenapa kegelisahan itu
justru semakin mengganggu. Dia takut. Entah apa yang harus dia lakukan bila
nanti dia menemukan bening mata itu dan menemukan Seohyun membalas tatapannya.
Dia tak tahu harus melakukan apa.
'Nan.. jigeum ottokhaji? Bila aku menemukanmu, apa yang harus
kulakukan? Aku tidak punya cukup percaya diri bahwa kali ini aku bisa
mengendalikan diriku saat aku melihat wajahmu, Joohyun ah. Aku tidak yakin bila
aku mampu menahan emosiku untuk tidak berlari kearahmu dan menyeret tanganmu
untuk pergi bersamaku. Bagaimanapun... aku membutuhkan penjelasan atas semua
luka yang kau sebabkan. Juga tentang cinta yang kau hempas seolah semua itu tak
pernah berarti untukmu. Semua itu.... pantas kan, bila kupertanyakan?' Rintihnya
dalam hati.
"Yonghwa ah..."
Lamunannya seketika mengabur. Jonghyun menghampiri Yonghwa yang tengah
'tersesat' duduk sendiri di ujung depan stage. Mendengar sahabatnya memanggil,
Yonghwa pun menoleh. Dan sebuah tepukan mendarat di bahunya, sebelum akhirnya
Jonghyun duduk tepat disamping Yonghwa.
"Apa yang sedang kau
lakukan? Kau tidak makan?" Jonghyun menyodorkan sebungkus hotdog
ketangannya sambil menatap Yonghwa penuh tanya.
"Gomapta. Hhh... geunyang...
semua ini terasa tidak nyata. Akhirnya, mimpi bodohku terwujud dan aku akan
berdiri diatas panggung ini, Jong! Hhh..." Yonghwa menundukan kepalanya,
lalu perlahan membuka bungkus hotdog di tangannya. Sekali lagi lelaki ini
bersembunyi dibalik wajahnya. Bersembunyi dari resah yang menguasai hatinya.
"Na do! Aku juga berfikir
hal yang sama. Amerika... dulu mimpi ini terasa begitu jauh. But you deserve
it, Budy! You worked so fvckin hard these whole times. Well.. just enjoy your
show and lets make it, Yonghwa ah! Tonight is yours!" Jonghyun meninju
lengan sahabatnya disampingnya. Kali ini, senyum Yonghwa kembali lagi.
"Gomawo! I wouldn't be here
without you, guys! And tonight is ours!" Yonghwa membalas tinjuan itu
dilengan Jonghyun. Mereka pun tersenyum dan menikmati hotdog mereka bersama.
"Yonghwa ah..."
Jonghyun kembali memecah keheningan.
"Hhm..." Yonghwa
menyaut singkat dengan mulut yang masih di penuhi hotdog.
"Ada yg ingin aku lakukan
malam ini ditengah konser nanti. Boleh aku meminta waktu satu lagu saja?"
Sejenak, Yonghwa terdiam mencerna apa yang Jonghyun katakan barusan.
"Hhm? Apa yang akan kau
lakukan?" Dia menatap sahabatnya yang sedang tersipu hingga menampakan
lesung pipitnya dengan alasan yang tidak dia mengerti.
"Ani ah. Aku... "
Jonghyun menatap Yonghwa dengan senyumnya. "Aku hanya merasa, malam ini
adalah saat yang paling tepat. Aku tidak ingin menundanya lebih lama lagi.
Geurigo.... aku mohon padamu, ijinkan aku menggunakan stage ini untuk urusanku
itu. Aku janji, aku tidak akan berbuat bodoh." Yonghwa semakin mengerutkan
keningnya. Mendengar penjelasannnya, malah justru semakin membuat Yonghwa
kebingungan.
"Yak!! Berhenti
berputar-putar dan katakan langsung, sebenarnya apa yang akan kau lakukan,
huh?" Yonghwa menatap Jonghyun lebih tajam. Tapi Jonghyun justru tertawa
kecil sambil menundukan kepalanya.
"Mianhae, Chingu ah. Aku
belum bisa memberi tahumu saat ini, geundae jebbal... percayalah... sebagai
seorang laki-laki, aku harus melakukan ini. Jebbal, Yonghwa ah! Aku tidak tahu,
kapan kesempatan seperti ini akan datang lagi." Yonghwa masih tidak
mengerti. Tapi melihat betapa kedua mata coklat itu memohon dengan tulus
padanya, semua itu membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain mengatakan
'oke' meski dia tidak tahu kebodohan apa yang akan dilakukan sahabatnya.
"Aish.. geun saekie ah! Neol
jinjja!!!" Dengan ekspresi mengumpat, Yonghwa menatap Jonghyun.
"Araso! Lakukanlah!"
"Yess!!! Gomapta,
Leader-Nim! Saranghae...." Dengan kedua telapak tangannya, Jonghyun
mengunci wajah Yonghwa dan membuat lelaki itu terbelalak kaget.
"Yak!!! Neol mitjoseo?!
Kka!! Kka rago!!" Yonghwa mendorong tubuh Jonghyun hingga sahabatnya
terbaring di lantai panggung sambil terkekeh. Sementara itu, sambil berlalu
menuju back stage, Yonghwa sibuk mengusap-usap wajahnya dengan T-Shirt yang dia
kenakan, seolah tangan Jonghyun tadi sudah menyisakan kotoran di wajahnya.
*****
Show time...
Kali ini, BOICE tampak sudah
memenuhi Madison Square hingga suara riuh dan gaduh mereka bisa terdengar
hingga ke Back Stage tempat Yonghwa, Jonghyun, Minhyuk dan Jungshin sedang
menyiapkan diri mereka. Seperti biasa, CNBLUE tidaklah seperti para BOYSBAND
kpop kebanyakan yang harus tampil dengan kostum, make up dan hair do yang wow
dan cenderung over. Pria-pria ini cukup hanya dengan mengenakan casual jeans dan
T-shirt sederhana tanpa make up dan hair do khusus. Toh yang akan mereka jual
bukanlah performa luar mereka semata, melainkan kualitas musik yang akan mereka
mainkan nanti.
"Boys... kajja!! Sudah
waktunya." Yonghwa berdiri dari duduknya lalu melakukan peregangan-peregangan
kecil. Ketiga member lain pun mengikutinya.
"Gomawo, yeorobun! Terima
kasih, untuk hari yang luar biasa ini." Yonghwa menepuk pundak Jungshin
dan Minhyuk yang sedang berdiri disamping kiri dan kananya.
"Geumanhae! Kau membuat bulu
kudukku berdiri.. haissh..." Maknae Jungshin menjawab nyinyir hingga
membuat Yonghwa terkekeh.
"Kau benar! Aku sendiri
bahkan ikut merinding dengan apa yang baru saja aku katakan." Dan
keempatnya tertawa sambil berjalan santai menuju stage. Tapi langkah Yonghwa
terhenti sejenak. Ponsel dalam sakunya bergetar. Hampir saja dia lupa untuk
menyimpan ponselnya. Namun lelaki itu termenung saat melihat satu pesan masuk
di layarnya.
From : Cho Kyuhyun
'Sayap kiri atas, barisan kedua F 238. Mungkin adikku akan berdiri
disana. Good luck, Yonghwa ah! Sukses untuk konsermu!'
Jantungnya berdegup kencang. Igae
mwo ah?! Beberapa waktu lalu dirinya masih baik-baik saja dan bisa berjalan
santai menuju stage. Tapi kini, mendadak keringat dingin keluar dari kening dan
telapak tangannya. Tiba-tiba saja dia merasa gugup.
"Wae, Hyung? Ada apa?"
Minhyuk yang menyadari perubahan ekspresi Yonghwa segera bertanya. Yonghwa
tidak langsung menjawabnya. Dia terlebih dulu harus menenangkan dirinya dan
menetralisir kegugupan itu dengan mengatur ritme nafasnya.
"Opso. Gwaenchanna. Aku
hanya tiba-tiba merasa gugup." Yonghwa menundukan kepalanya sambil
menggerak-gerakan kedua kakinya. Kedua matanya terpejam sambil memasukan
doktrin-doktrin kedalam fikirannya bahwa apa yang sudah dengan susah payah dia
lakukan untuk konser ini tidak boleh hancur hanya karena kegagalannya dalam
menahan diri. Cukup cintanya yang terserak dan gagal dia pertahankan. Yang dia
miliki saat ini hanyalah musik hingga membuatnya sanggup bertahan melewati
semua luka itu. Andwe! Kali ini dia tidak boleh mengacaukan segalanya.
"Kajja..." Dan
akhirnya, Yonghwa menengadahkan kembali kepalanya lalu dengan langkah pasti dia
memasuki arena stage diikuti Jonghyun, Minhyuk dan Jungshin. Tentu saja,
kemunculan 4 orang pria ini disambut dengan riuh gemuruh teriakan histeris para
BOICE. Senyum cerah, lambaian tangan dan flying kisses yang mereka lemparkan,
semakin membuat fans mereka menggila.
"Everybody..... lets go
crazy with us tonight!!!!" Yonghwa langsung berteriak dengan semangat, dan
musik mereka pun dimulai dengan 'Lets Go Crazy' sebagai lagu pembuka. Suasana
riuh dan hangat sangat terasa. Senyum dan semangat di wajah Yonghwa berhasil
menyembunyikan gemuruh dalam batinnya. Namun tetap saja, tanpa dia sadari arah
pandangan matanya selalu saja tertuju pada sayap kiri panggung. Tempat dimana
gadis itu mungkin sedang menatapnya kini.
Setengah laju konser pun akhirnya
terlewati. Keempat pria ini memiliki waktu 15 menit untuk istirahat dan
mengganti pakaian mereka. Minhyuk bahkan terlihat lari terbirit-birit
mendahului member yang lain lalu meninggalkan stage. Bisa di pastikan, lelaki
itu kini sedang bergegas mencari toilet. Yonghwa dan Jungshin menertawakannya.
Sedang Jonghyun... dimana lelaki itu? Tiba-tiba anak itu menghilang tanpa
Yonghwa dan Jungshin sadari.
Usai mengganti bajunya, Yonghwa
sejenak meraih ponselnya di atas meja rias. Lagi-lagi satu pesan masuk.
From : Cho Kyuhyun
'She's wearing casual white T-shirt and a black-gold hat, Yonghwa. I
mean it. I want you to find what once yours and bring her back to the place
that she belong to be. She miss you so much, you know? And i know that you miss
her too.'
Yonghwa menyandarkan tubuhnya di
dinding ruang ganti sambil mendesah putus asa. Cho Kyuhyun. Kenapa lelaki ini
terus mengirimkan pesan-pesan itu padanya?
"Where's your guitarist, for
God's sake? We have to stand by in 3 minutes and i couldn't find him! Make sure
you find him right now or... you have to sing Love Light by yourself,
Jung!" Tiffany, seorang FD campuran Korea - Amerika datang keruangan
mereka dengan wajah paniknya. Ketiga pria diruangan itu saling bertukar
pandangan. Tak satupun dari mereka tahu kemana anak itu pergi. Tiffany benar,
lagu pertama yang akan mereka nyanyikan setelah break ini adalah Love Light.
Bagaimana mungkin Jonghyun menghilang disaat seperti ini? Lalu Yonghwa teringat
dengan apa yang Jonghyun katakan saat rehearsal tadi.
"Geun saekie ah!! Apa ini
yang dia maksud?" Jungshin dan Minhyuk segera bereaksi dengan apa yang
Yonghwa katakan barusan.
"Moseumniri ah, Hyung? Wae
geurae?" Kedua maknae itu tampak panik.
"Geun phabo ah, tadi siang
meminta ijinku untuk melakukan sesuatu saat konser. Tapi dia tidak
memberitahuku apa yang sebenarnya akan dia lakukan. Dan sekarang....."
Belum sempat Yonghwa menyelesaikan kata-katanya.. tiba-tiba dia mendengar suara
dentingan piano dari arah panggung.
"Mwo yah?" Ketiga pria
itu serentak terbelalak.
"Jung Yong, Kang Min, Lee
Jung, hurry up! Your friend is going crazy now!!" Tiffany berlari
terengah. Serta merta, ketiga lelaki itu berlari ke arah stage.
Dan mereka terkejut, saat melihat
Jonghyun sudah berada di atas hydrolic stage dengan memainkan grand piano
kecil. Hydrolic stage itu berjalan mendekati area penonton VIP di samping kiri
stage, lalu berhenti tepat dihadapannya. And he began to sing....
After a while,
when I recognized you
Everything was
clearly changing
My world separates to before
and after knowing you
Lampu dhimmer dari tengan gedung
tampak menyorot pada sosok Jonghyun yang kala itu hanyut dengan nyanyiannya dan
juga piano yang dia mainkan. He looked perfectly handsome with his suit. Sosok
dirinya semakin terlihat jelas saat layar di atas stage utama menampilkan
wajahnya disana. Yonghwa, Minhyuk dan Jungshin benar-benar terpana melihat
moment itu. Tak terkecuali audience disana yang serentak berteriak histeris
melihat penampilan tiba-tiba itu tanpa mereka tahu bahwa itu adalah penampilan
Solo Jonghyun untuk dirinya sendiri.
When you breath, a warm wind blows
When you smile, dazzling sunlight shines
Lalu kejutan lain terjadi. Satu
lagi lampu dhimmer menyala dan menyorot pada salah satu spot di kursi VIP. She
was there. Im Yoona dengan wajah kalut, terkejut, sekaligus terharu kala itu
membalas tatapan Jonghyun. Dari sana, barulah Yonghwa mengerti apa yang
sebenarnya sedang di lakukan sahabatnya. Yonghwa tersenyum haru dari atas stage
utama.
Because you stayed there,
Because it’s you
Because you sometimes
quietly lean on my shoulder
I’m really completely happy
I follow you as time flows and stops
Yoona tampak tidak mampu menutupi
rasa harunya. Gadis itu menutup mulutnya dengan kedua tangan kecilnya seiring
air mata yang gagal dia tahan. Saat itu, suasana gedung mulai tenang dan semua
mata melihat moment indah itu tanpa ingin terlewatkan.
Sometimes, I gaze at you
Because I can’t do anything else but that
Every moment of you,
I hope it’ll be me
Just thinking of it overwhelms me,
filling me with you
When I’m looking at you,
you seem faraway like a dream
A starlight that has flown to me
for several light-years is you right now....
Jonghyun bernyanyi semakin merdu,
membuat semua jiwa yang hadir malam itu ikut terhanyut. Tak terkecuali gadis
yang berdiri disamping kiri hydrolic stage tempat Jonghyun bernyanyi malam itu.
A girl, with her white T-shirt and black-gold hat.
Yonghwa menemukannya. He saw her. Wajah cantik itu....
"Seo Joohyun...."
Rintihnya. Tak seorangpun akan mendengar suaranya. Tak akan ada yang mendengar
jeritan hatinya karena semua mata dan telinga saat itu hanya tertuju pada suara
nyanyian Jonghyun. Yonghwa terus menatapnya, sementara Seohyun masih hanyut
menikmati moment Jonghyun dan Yoona. Dengan senyum dan kilauan matanya.
Because you stayed there, because it’s you
Because you sometimes quietly lean on my shoulder
I’m really, wholly thankful
I follow you as time flows and stops
Sometimes, I gaze at you
Because for me, looking at you is love
Every moment of you,
I hope it’ll be me
Just thinking of it overwhelms me
filling me with you
Every moment of you,
I hope it’ll be mine
Semua audience disana serentak
berteriak begitu Jonghyun usai bernyanyi kemudian berdiri tepat disamping piano
yang baru saja dia nyanyikan. Tangannya tampak gemetar memegang microfon. Yoona
masih tersipu haru. Dan Seohyun pun masih belum beralih pandangannya dari
moment itu. Tanpa dia sadari, sepasang mata tengah menatapnya sendu. Mengekang
rindu sekuat hatinya, yang kian terasa menyiksa dan menghimpit dadanya.
"Tes..." Jonghyun
mencoba me-recheck microfon ditangannya, meski hal itu sebenarnya tidak perlu
karena untuk konser sebesar ini sound engenering mereka adalah para kru yang
terbaik. Dia hanya melakukan itu untuk menghilangkan kegugupannya. Jonghyun
lalu kembali menegakkan tubuhnya, dan kembali menatap lembut Im Yoona di
hadapannya.
"Kau pasti terkejut,
bukan?" Lelaki itu tersenyum lebar hingga menampakkan lesung pipitnya.
Yoona masih berdiri ditempatnya dengan kedua mata sembab dan hidung memerah.
"Aku tahu, seharusnya aku
tidak melakukan semua ini di moment yang seperti ini. Dan kau tahu bahwa aku
bukanlah lelaki yang pintar melakukan hal-hal manis dan romantis. Aku bahkan
malu untuk mengatakan padamu kata-kata seperti Saranghae, Bogoshipposeo, dan
sebagainya, hingga aku nyaris tak pernah mengatakan itu padamu.
Mianhae, Im Yoona. For being such
a jerk for you these whole times. Geurigo gomawo, karena kau tetap disisiku
meski aku ini lelaki yang tidak peka dan tidak tahu bagaimana caranya untuk
memperlakukanmu dengan pantas.
Dan malam ini, aku hanya
merasa... ini sudah waktunya. Aku tidak ingin menyia-nyiakan satu detikpun lagi
dengan rasa takut bahwa aku mungkin bisa kehilangan mu kapan saja." Senyum
diwajah Jonghyun perlahan memudar namun tatapannya kian dalam kearah gadis
dihadapannya.
"Saranghae, Im Yoona. Neomu
saranghanda..." Seketika, teriakan audience menggema. Namun segera mereda
saat Jonghyun tampak akan meneruskan kalimatnya.
"Aku tidak sanggup
memikirkan apa yang akan terjadi padaku bila aku kehilanganmu. Andwe! Aku tidak
pernah berfikir perempuan lain yang kelak akan melahirkan anak-anakku.
Karenanya....
Im Yoona... Please... marry me,
Angel..."
Dan sekali lagi teriakan histeris
seluruh audience menggema memekakkan telinga. Tidak sedikit yang menangis patah
hati, namun banyak juga yang tersenyum haru melihat moment itu. Hingga
akhirnya, puncak keriuhan itu terjadi saat Yoona menganggukan kepalanya dan
Jonghyun berjalan mendekati Yoona untuk memeluk dan memberinya ciuman termanis.
Kemudian lelaki itu melingkarkan diamond ring yang sudah dia siapkan disaku
suitnya di jari manis Yoona.
Semua mata tertuju pada mereka.
Kecuali Yonghwa. Tidak sedetikpun tatapannya beralih dari gadis itu. Rindu itu
terasa semakin pahit saja. Bagaimana bisa Seo Joohyun tersenyum menikmati
manisnya 'pertunjukan' cinta Lee Jonghyun dan Im Yoona usai dia berhasil menghancurkan
kisah cintanya sendiri?
'Tsk... hatimu masih berfungsi dengan baik ternyata, Joohyun ah.
Bagaimana bisa kau tersenyum seperti itu setelah apa yang kau lakukan padaku?
Andai saja kau tetap berdiri ditempatmu, maka seharusnya moment itu menjadi
milik kita. Kau mengacaukan semuanya, Joohyun ah! Jadi hentikan senyum itu!' Kedua
matanya menyorot semakin tajam kearah Seohyun dan akhirnya, gadis itu mulai
menyadari. He found her. Dirinya tertangkap!
Kedua mata mereka saling
mengunci. Tanpa kata-kata, tatapan itu sudah cukup mengartikan segalanya.
Tentang betapa hebatnya cinta itu melukai keduanya.
But the show must goon. Takdir
memang ajaib. Mereka saling menemukan tepat disaat Love Light harus dimainkan.
After these times, akhirnya lagu itu akan kembali dinyanyikan dihadapan
pemiliknya. The one, the reason why this love song felt like a break up song.
Yonghwa menyanyikannya hingga
usai dengan tanpa sedikitpun memutus pandangan mereka. Dan akhirnya Seohyun
beranjak, lalu membalikan tubuhnya dan perlahan pergi menerobos kerumunan itu.
Pergi meninggalkannya lagi. Lagi-lagi disaat kedua kakinya terkekang dan tak
mampu menghentikannya.
Tiba-tiba.....
"Pergilah! Pergi saja!
Sepertinya melarikan diri sudah menjadi keahlianmu yang lain saat ini."
Sekali lagi audience mendapat kejutan lain dalam konser CNBLUE kali ini.
Jonghyun, Minhyuk dan Jungshin serentak melayangkan tatapan mereka pada
Yonghwa. Dan gadis itu terhenti, mematung ditempatnya.
"Kka!!! Kka rago! Kau tenang
saja, kali ini aku benar-benar tidak akan mengejarmu lagi. Aku tak akan pernah
menemukanmu lagi meski wajahmu tepat berada dihadapanku sekalipun. Itu
keinginanmu kan?" Semua orang saling berbisik kebingungan dengan apa yang
terjadi.
"Untuk apa kau datang bila
pada akhirnya kau hanya meninggalkanku seperti ini? Tidakkah ini keterlaluan,
Violet? Huh? Kenapa kau tulis kisah cinta yang begitu kejam? Apa salahku hingga
aku pantas untuk mendapatkan ini?
Bila mencintaimu dengan segenap
kesejatian jiwaku adalah sebuah kejahatan bagimu, maka harusnya sejak awal kau
menghentikanku. Kau tidak seharusnya memelukku malam itu, Violet!!!"
Suaranya menggema, meremukan
hati. Gumpalan air mata sudah menggumpal diujung matanya, namun tidak dia
biarkan jatuh tertumpah.
Punggung gadis itu tampak rapuh
dan lelah dimatanya. Rasanya Yonghwa tak mampu lagi mengunci tubuhnya,
tapi.....
Ribuan pasang mata sedang
menatapnya. Dan mereka menghabiskan uang mereka untuk bisa datang ke konsernya
malam itu, hingga tak pantas rasanya bila dia bertingkah seperti seorang anak
remaja. Tiba-tiba Yonghwa meledakkan tawanya dan membuat seisi ruang itu
semakin bingung.
"Gotchaaa!!! Sepertinya aku
sukses membuat kalian semua kebingungan, Guys!" Yonghwa tertawa semakin
terpingkal dan kebekuan itu perlahan mencair. Fans mereka kembali riuh dengan
tawa mereka dengan perasaan seolah yang Yonghwa lakukan barusan hanya sebuah
joke untuk mengerjai mereka. Yah, Yonghwa berhasil mengecoh ribuan fansnya,
tapi tidak dengan Jonghyun, Minhyuk, Jungshin, dan Yoona yang tahu pasti apa
yang sebenarnya terjadi. Juga Seo Joohyun. Tanpa membalikan tubuhnya lagi,
gadis itu kembali menyeret langkahnya pergi meninggalkan keramaian konser.
Meninggalkannya dengan luka yang sama yang ternyata tak pernah sembuh.
Author Note :
Thank you for keep waiting this lack story, everyone. Selalu bilang maaf dalam tiap update-an karena memang telat nya ga kira-kra :D Beneran deh, rasanya kayak dikejar utang kl belom selesein cerita ini. Makasih yah, udah sabar nungguin.

Eonni jebal huaaaahhh ini sukses bikin aku nangis #aslinangisbeneran
BalasHapusHuhu sweet part betwen im yoona jonghyun, hope soon it's a real 😂😂😂
Ini yongseo kapan bahagianya atuh eonni huhu,, next partnya semoga ga lama yaa hehehe ✌✌✌
Hwaighting eonni jingga, semangat saranghae 😘😘
Gomawo eonni akhirx di update juga😘..tiap hari cek google utk lihat dah di update pa blm.di tunggu lanjutannya eonni Hwaighting 💪
BalasHapusAkhir nya...
BalasHapus👍👏💪
Finally....
BalasHapusSemangat eonni....
Unni penulis beneran yah? asli,,, gaya bahasa sama cara Unni menjabarkan cerita jempol banget pokoknya. Bikin kita yang baca ngerasa kaya ada disitu. Ini ga brasa baca, tapi brasa nonton drakor. seru banget. baca dari awal sampe chapter 29 ini cuma dalam waktu sehari semalem. pleae, update very soon----- i want to see both yonghwa and seohyun come back to their happiness track. uwaahhh... baru sekarang saya baca ff sampai nangis2 sakit hati.. Unni jjang!!!
BalasHapusEonni sukses bikin aku nangis,,oh violet kapan kah dirimu akan bersatu dengan pangeranmu??,,eonni ditunggu kelanjutannya dan fighting
BalasHapusMaanhi Gomawoseoyo, Chingu-deul... ^^ Deep Bow....
BalasHapusUnnie sukses bikin aku nangis ..unnie fighting aku selalu dukung unnie
BalasHapusUnnie sukses bikin aku nangis ..unnie fighting aku selalu dukung unnie
BalasHapus