Selasa, 02 Juni 2015

The World Within Chapter 16


The World Within

Author               : Jingga8
Genre                 : Romance
Rating                : M ( 18+ )
Cast                    : Jung Yonghwa, Seo Joohyun, CNBLUE, SNSD
Poster By            : Ismi Nuraulia







I WARN YOU, yang masih under 18, this story is not suit on you! kalo masih maksa baca, i had already warned you yah!!!
                                        

Punish Me, Baby....

Chapter 16

”Oppa... i’m ready, now!” Yonghwa mendengar Seohyun berteriak dari ruang tengah. Ya, dia mendengarnya, tapi dia tidak sempat menjawabnya karena sampai saat ini mata dan tangannya masih sibuk mencari cincin kawinnya disemua tempat. Yes... their precious wedding ring! Mr.forgetful lupa dimana terakhir kali dia menyimpannya.

“Oppaaa....!!!” Kali ini Seohyun berteriak lebih kencang.

“Yes, baby... wait the minutes...!” Yonghwa menjawabnya tanpa sedikitpun menghentikan aktifitas pencariannya.

“Sedang apa sih? Satu jam lagi kita take off loh...!” Seohyun tiba-tiba muncul dari balik pintu dan mendapati suaminya sedang nungging dilantai.

“Omo.. Oppa... apa yang kau lakukan?”

O..Owww... ketahuan!

Tidak ada pilihan lain selain mengatakan sejujurnya pada Seohyun. Setidaknya, meski perempuan cantik itu akan menghujaninya dengan cerewetan dan juga ocehannya, itu lebih baik dari pada terus mencarinya sendirian dan tetap tidak menemukannya. Yup, 2 orang yang mencarinya lebih baik, bukan?

Yonghwa duduk bersimpuh dilantai menghadap Seohyun. Sebisa mungkin, dia menunjukan wajah termanis dan senyum terindah yang akan dia tunjukkan pada istrinya.

“Baby... eeuh... apa... kamu melihat cincinku?” Ragu, akhirnya Yonghwa mengatakannya diiringi senyum dan mata puppy ala Kang Minhyuk.

“Cincin? Cincin yang mana?” Seohyun melangkah mendekati Yonghwa.  Dia masih bereaksi normal dan tenang.

“Cincin.... cincin kawin-ku...” Yonghwa menunjukkan jari manis kirinya yang tampak kosong. Seketika mata Seohyun melotot hingga membuat Yonghwa meringis. Saat hidung Seohyun mendengus disertai tatapan tajam seperti itu, maka Yonghwa harus bersiap untuk menerima ledakannya sebentar lagi.

“MWO?!!!! Apa kau bilang?!! Cincin kawinmu? Oppa... bagaimana bisa kau melepas cincin-mu dan khilangannya begitu saja?” Benar saja perkiraan Yonghwa. That was the scary reaction yang dia khawatirkan akan terjadi. Dan memang terjadi.

“Kapan terakhir Oppa melepaskannya? Dimana?” Seohyun bertanya dengan nada tegas.

“Molla, Hyun! Jika saja aku ingat, mana mungkin aku mencarinya sampai sekarang?” Yonghwa menundukan pandangannya dengan maksud menghindari tatapan Seohyun yang tampak mengerikan saat itu.

“MWO?!!! KAU LUPA KAPAN TERAKHIR KAU MEMAKAINYA? YAKKKK... JUNG YONGHWA SSI!!! BAGAIMANA BISA KAU MELUPAKAN HAL SEMACAM ITU?”

Boom!!! Meledaklah! Yonghwa hanya bisa pasrah menerima telinganya di bombardir dengan segala ocehan dan cerewetan Seohyun yang kala itu melepaskan lagi sepatunya lalu membantu suaminya yang ‘super pelupa’ itu untuk mendapatkan kembali cincin kawinnya.

“Aishh... chamm!! Di dunia ini mungkin hanya ada satu orang lelaki yang membiarkan benda-benda penting menghilang dengan ceroboh. Dan itu adalah suamiku!!!! Aigoo... aku bahkan sudah cukup toleran padamu karena kau kehilangan scraft buatan tanganku sendiri dan juga jam tangan limited edition seharga 50jt Won yang kubeli untuk ulang tahunmu! Tapi cincin kawin... Oh My God... kenapa aku punya suami yang super ceroboh seperti ini?” Yonghwa hanya bisa membisu sambil terus mencari kesetiap sudut ruangan. Begitupun Seohyun, meski mulutnya terus uring-uringan, tapi tangannya tetap bergerak mencari cincin suaminya hingga keruang laundry.

10 menit kemudian...

“Jung Yonghwa Ssi....”

Yonghwa berhenti dari aktifitasnya dan menoleh kearah datangnya suara.

“Niih!!!”

Seohyun berdiri diambang pintu sambil menukikkan tangan kirinya dipinggangnya sementara tangan kanannya menunjukkan cincin yang sejak tadi dicari Yonghwa. Namun tatapannya masih ‘segalak’ sebelum cincin itu ditemukan. Raut lega dan sumbringah langsung tergambar jelas diwajah Yonghwa. Bergegas dia berjalan ke arah Seohyun dan hendak memeluk istri sekaligus malaikat penolongnya. Tapi tangan Seohyun lebih sigap dan menahan dada Yonghwa.

"No Hug, No Kiss, No Making Love, and No Sleep With Me selama 3 hari kedepan! Those are your punishment, Mr. Forgetful! Reflect yourself and make sure you won't make another mistake in the future!"

Seohyun membuat Yonghwa terpaku ditempatnya berdiri. Sementara itu, thanks to Mr. Forgetful, Seohyun harus berganti pakaiannya karena kini T-Shirt nya basah dengan keringat. Seohyun membuka bajunya tanpa ragu. Dia tidak sadar (atau mungkin sangat sadar), bahwa lelaki malang yang sedang menerima hukumannya tengah melihat keindahan tubuhnya sambil menelan ludahnya.

Punggungnya dengan kulit putih mulus seperti susu... laki-laki mana yang sanggup mengabaikannya? Tidak cukup hanya dengan melepas T-shirt nya, Seohyun bahkan kini melepas bra nya juga hingga kini punggungnya tampak begitu terbuka dan hanya tertutup oleh gerai rambut panjangnya. Dan perempuan itu tanpa ragu dan malu berjalan melewati suaminya yang malang hanya dengan hipless jeans yang menampakan tulang pinggul dan juga pusarnya. Sementara bagian atasnya dia biarkan terbuka tanpa satu helai benangpun menutupinya. Seohyun meraih tisu basah diatas meja riasnya lalu 'sekali lagi' tanpa ragu dan malu, Seohyun berdiri didepan cermin meja riasnya kemudian mengusap leher, dada dan kedua payudaranya dengan tisu itu.

Bagi Seohyun, mungkin dia melakukan gerakan itu hanya untuk menyeka keringat ditubuhnya. Tapi bagi Yonghwa, istrinya melakukan itu untuk menyiksanya. Lengkap sudah penderitaan Yonghwa.

Waktu beberapa menit itu terasa seperti neraka untuk Jung Yonghwa yang hanya bisa melihat istrinya mengusap-usap bagian-bagian terfavoritnya. Sesuatu yang seharusnya menjadi ‘pekerjanya’. Rasanya ingin sekali Yonghwa berkata... 'Let me help you, Darling... i'm willing to wipe all of your body with my own hand...' Tapi...

Yonghwa memejamkan matanya. Jantungnya berdegup kencang ditengah usaha kerasnya mengontrol tekanan dalam otaknya yang mulai menjalar kearea yang paling krusial dan sulit untuk dikendalikan. Yonghwa mengatur nafasnya tapi.....

Who cares with those freakin punishment?!

Hanya butuh beberapa detik saja untuk Yonghwa mengunci Mrs. Perfect itu dalam cengkramannya. Dia meraih her S line dan secepat kilat membuat tubuh ramping Seohyun berputar menghadapnya. Kini, wajah mereka hanya berjarak beberapa inci saja, sedang tubuh mereka... tak berjarak sedikitpun.

Seohyun terbelalak kaget mendapati dirinya sudah berada dalam pelukan Yonghwa. Begitu dekat, hingga dia bisa merasakan deru nafas suaminya menyapu wajahnya. Tatapan itu.... Tatapan yang selalu Seohyun lihat dimata Yonghwa saat setiap kali suaminya terjatuh dalam pesonanya. Tatapan yang menunjukan betapa Yonghwa menginginkannya. His lust, His desire, His strength, His love, everything shown through the way he stared at her.

"Op...Oppaa..." Tidak seharusnya Seohyun merasa gugup. It wasn't her first time!

"Oppa... kau sedang dihukum, ingat?!" Sekuatnya, Seohyun berusaha mengendalikan diri demi prestisenya. Meski sejujurnya, kini jantungnya pun berdegup tak kalah kencangnya.

"I know, baby! I'll take the punishment after i done with my business! But now, aku tidak akan membiarkanmu menjadi pemenang dalam mildang ini!" Suaranya bergetar dan terdengar serak. Tatapnya kian tajam dan mengunci Seohyun dalam perangkap yang dia buat sendiri.

Tanpa peringatan, Yonghwa tak ingin menyia-nyiakan lagi surga yang kini sudah ada dalam dekapannya. Desahan lembut mulai terdengar dari bibir Seohyun seiring inci demi inci dia rasakan saat bibir Yonghwa menghujani lehernya dengan ciuman. Tidak sampai disitu, Yonghwa bahkan menginvasi hingga tulang selangkanya. Tangan kanannya menopang tengkuk Seohyun sedang tangan kirinya dia biarkan menari menikmati lembutnya kulit punggung bidadarinya. Untuk beberapa saat Yonghwa membiarkan bibirnya bermain ditengkuk dan telinga Seohyun. Dan serangan itu sudah cukup membuat Seohyun lupa dengan hukuman yang sebelumnya dia berikan dan hanya membiarkan dirinya menjadi yang terhukum dengan serangan itu. Seohyun menyerah, dan hanya membiarkan Yonghwa memiliki apa yang diinginkannya.

Seperti Seohyun pun menginginkan Yonghwa.

Semakin sering Yonghwa mendengar malaikatnya mengerang, semakin tak ingin dia hentikan. Tidak satu incipun Yonghwa sisakan. Seohyun adalah miliknya. Seutuhnya hanya miliknya. Dari ujung rambutnya hingga ujung kakinya, semua miliknya. Yonghwa menginginkan semuanya.

Yonghwa menyeret tubuh Seohyun dalam dekapannya merapat kedinding terdekat dan itu memberinya akses lebih mudah. Tanpa melepaskan ciumannya, tangan Yonghwa mencoba melepaskan kancing dan resleting jeans yang Seohyun kenakan. Seohyun pun melakukan hal yang sama. Satu persatu, dia melepas kancing kemeja yang Yonghwa kenakan. Untill there were no one left except their naked bodies.

"Oppaaa... what.. about the flight?" Dalam terengah, Seohyun tiba-tiba teringat bahwa mereka harus tiba di airport kurang dari 1 jam lagi.

"Who cares with the flight, bila saat ini didepanku maknae SNSD tampak begitu cantik tanpa satu helai benangpun di tubuhnya? Aku mau yang ini!!" Tak kalah terengah, Yonghwa menjawab. Sementara bibirnya terkunci dibibir Seohyun, tangannya dengan leluasa bermain ditempat favoritnya. Dan itu membuat Seohyun tanpa sadar mengeluarkan desahan lainnya.

"Opp..paa.. kita harus ke Busan. Eomma.. Eomma.. sudah menunggu kita..." Disela desahannya, Seohyun sekali lagi mencoba mengingatkan.

"I don't care! Semua ini salahmu, karena kau tidak mengerti batas pertahananku! Blame it to your seductive body! Damn.. i only want you right know, Seo Joohyun!! I want you and i don't want the others! So just shut up and punish me!!!" Yonghwa mengangkat pinggang Seohyun dan membuat tubuh Seohyun menggantung ditubuhnya. Seohyun melingkarkan kedua kakinya ditubuh Yonghwa dan menopang sepenuhnya pada Yonghwa. Dengan leluasa, Yonghwa membawa tubuh Seohyun keatas sofa disudut kamar.

Dan akhirnya.... mereka benar-benar ketinggalan pesawat, hingga terpaksa menggunakan kereta untuk bisa sampai di Busan. Bukan hanya satu jam, Yonghwa membuatnya terlambat 3 jam. Dia benar-benar enggan untuk pergi bila saja dia tidak terlanjur berjanji pada orang tuanya. Hari itu, tidak cukup hanya di sofa. Mereka mengulangnya lagi di dapur, dan bahkan di kamar mandi sesaat sebelum mereka pergi. He really addicted to her!

'Who cares... i married her for this thing, right? I love her and she love me in return. I want her like the way she want me too!' Batin Yonghwa.

~To Be Continue~

Plissss.... don't scold me for writing this kind of story! And don't force me to write more than this! This is my very limit! Kalo aja setingnya bukan 'after married life' i'm not sure that i'm able to make this line. Hhhh.... YongSeo gue ternodaaaaa!!! Gara2 Sulis, Suzan, Fitria, dan goguma2 yg otaknya penuh yadong. Okay... enough for this time. Next.... aku fikirin lagi mesti gimana....

Semoga kalian baca ini ngga disertai dengan dirty thought tentang Yongseo yah... aku beneran nyoba banget buat bikin plot, alur dan bahasa yang bikin kalian ngerti tentang betapa besar dan ga main2-nya cinta Yonghwa buat Seohyun. Dalam pernikahan, (menurut pengalaman...) Skinship, dan beberapa intimate things itu adalah cara untuk ungkapin cinta. The more he wanted her, the more she knew how much he loves her. Nah... tujuan aku nulis plot dan genre ini adalah untuk itu. Maapiin yaah, kalo ada bahasa ato deskripsi yang ga sesuai. Ini pertama kalinya aku nulis genre ini. Kritik dan saran sangat welcome.... ^_^

Time to sleep eperibodih.... ^_~

5 komentar:

  1. eoni, buatin ff yg castnya hyukstal shipper dong eon... suka banged bc ff buatan eoni, tolong yah eon, buatin.! yayayyayaya, ff eoni keren semuah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. someday, Say... PR yongseo aku masih banyak soalnya... tapi aku dah bikin 6 chapter punya hyukstal. berenti pas kemaren sicca hengkang dr snsd. ngedadak blang soalnya...

      Hapus
  2. Daebaakkk...
    Daebaaak...

    Goguma bnr2 di manjain di sini..
    Thank you dan ttp semangat...

    Lma gag ngepost sehat kah?
    Semoga sllu diberikan kesehatan yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... makasih doanya, Unnie.. ^^
      World within ini aku rehat dulu sampe ide aku fresh lagi. sekarang aku seling dulu pake In Time With You, Un... yang ceritanya bener-bener fiksi. inshaa Allah ntar lanjut lagi... makasih yah, udah baca coret-coretan saya...

      Hapus
  3. hai.. jingga oranye eonni, boleh gabung?? gua icha, gua juga goguma shipper dari Blitar loo.. kyaa~~ ceritanya asik banget loo.. hahaha, tapi aku baru baca, gara" penasaran liat FFnya pas aku lagi cari berita yongseo terbaru,, gomawo.. haha
    ada line atau bbm?? pengin gabung ama goguma shipper lainnya nih.. soalnya aku di Blitar masih sendiri.. hehe ~^^

    BalasHapus