Rabu, 21 Januari 2015

Mid Summer Story Chapter 19


Mid Summer Story...


Author           : Jingga8
Main Cast      : Jung Yonghwa, Seo Joohyun, CNBLUE, SNSD
Genre             : Romance
Rating            : T

Chaptered



Chapter 19

Love is...

Angin pantai membelai lembut kedua tubuh merindu itu. Joohyun terbuai dalam pelukan laki-laki yang kini telah resmi menjadi suaminya. Suami dalam kehidupan nyatanya. Suami yang sebenarnya. Suami yang seutuhnya dapat memiliki tubuh dan hatinya. Suami yang dengan segenap hati mencinta dan menjaganya.

Sunset terlihat begitu cantik. Dunia terasa benar-benar sempurna kini. Joohyun yang kini telah sehat, karier keduanya yang kian memuncak, dukuangan keluarga, sahabat, managemen dan fans, ditambah kehadiran pangeran kecil yang bernama Jung Yongjoo. Aah... rasanya seperti mimpi.

Yonghwa mendekap Joohyun semakin erat. Dan sekali lagi..

"Gomawo.. jjagia! Menikahimu adalah keajaiban terbesar dalam hidupku. Aku merasa terhormat bisa menjadi sahabat yang akan selalu mendukung dan mendengarkanmu seumur hidupku. Neomu saranghanda, Yongjoo Eomma!" Kata-kata itu ia bisikan ditelinga istrinya.

"Na do gomawo, Oppa! Gomawo, Telah mengajarkanku tentang apa itu cinta. Tertawa dan menangis bersamamu, melewati segala kesulitan dan rintangan bebersamamu, aku benar-benar terberkati, karena Tuhan menitipkanku pada laki-laki yang hebat sepertimu. Terima kasih, Oppa.. karena telah hadir dalam hidupku. Terima kasih, karena hingga akhir kau tetap memperjuangkanku. Na do saranghae, Yongjoo Appa...!"

Di bawah awan perak, disaksikan indahnya sunset di musim semi, Yonghwa mengecup lembut bibir istrinya. Bidadarinya...

"Love is..." Tiba-tiba Yonghwa mengajukan pertanyaan itu seperti saat terakhir mereka melakukan shooting untuk WGM 8 tahun yang lalu.

Joohyun tersenyum dan menjawabnya..

"Love is you, Jung Yonghwa!"

***

3 tahun kemudian…

“Eomma……. Appa mengambil semua apelnya!!!! Eotthokhaeyo… Yongjoo masih belum kenyang… Eommaaaa…..” Dari ruang tengah, Joohyun bisa mendengar pangeran kecilnya merengek dan memanggil dirinya yang saat itu masih sibuk menyiapkan sarapan untuk dua orang lelaki manja itu didapur.

“Ya Tuhaaan… Oppa… jinjaa!!” Joohyun menggerutu sendiri. Dia bergegas menyelesaikan pekerjaannya.  

“Jamkanman… Yongjoo ah… Eomma masih memasak disini. Yaaak… Yongjoo Appa… kenapa kau selalu membuat anakmu menangis? Kau kan tahu, aku sibuk mengurus makanan kalian.” Seo Joohyun yang dulu terlihat lembut, karena statusnya kini dia berubah menjadi super nagging mom. Yeah.. typical ibu rumah tangga pada umumnya.

“Aniya… aku hanya memintanya satu potong saja. Aku pikir Yongjoo tidak menginginkannya. Mianhae.. Yongjoo ah.. Appa mianhae… Appa akan mengupasnya lagi untukmu, ahratji? Uljima… superman! Superman don’t cry. Hmmm? Uljima.. sebelum Eomma mu menghukumku.” Joohyun bisa mendengarnya dari dapur. Dia terkekeh sendiri mengingat betapa Yongjoo itu seperti blue print Appanya. Manja, pencemburu, tidak bisa jauh dari dirinya, tapi disisi lain dia juga anak yang mandiri dan cerdas. Apapun bisa dengan mudah dia pelajari dan dia tiru.

“Ahhhh… Appa… Appa makan apel Yongjoo lagii…. Aaaahhhh….!” Sekali lagi Joohyun mendengar teriakan anaknya. Kali ini dia segera datang menghampiri keduanya.

“Kalian ini kenapa sih? Eomma kan sibuk, Yongjoo ah... Jangan cengeng, dong. Dan kau Oppa… kau tahu anakmu seperti ini, tapi tak henti-hentinya kau buat dia merengek. Ahh… camm… ini sih bukan liburan namanya. Jauh-jauh kita datang ke Bali dan aku hanya menghabiskan waktuku di dapur dan mengurus kalian. Semua ini bisa aku lakukan di Seoul kan?”

Yongjoo dan Appa nya tiba-tiba terdiam. Mereka terpaku mendengar betapa cerewetnya Seo Joohyun.

“Aigooo… uri goguma… you’re always cute when you mad. No… You’re soooo sexy when you mad!” Yonghwa mencubit pipi Joohyun dengan nakal. Dia tidak menyadari bahwa sepasang mata tengah menatap mereka dengan penuh perhatian.

“Nde… Eomma neomu sexy…” Tiba-tiba Yongjoo mengacungkan jempolnya dan dia tunjukkan pada Eommanya. Spontan Yonghwa dan Joohyun membelalakan mata mereka. Bagaimana mungkin Yongjoo mengerti kata-kata Yonghwa barusan? Bukankah Appanya barusan bebicara dalam bahasa Inggris?

“Ya.. Oppa… kau ini…” Joohyun melempar tatapan tajamnya.

“Mwo? Aku kan tadi pakai bahasa Inggris…” Yonghwa yang panik sedikit berbisik.

“Ya tapi jangan lupa… anakmu itu anak yang cerdas, Oppa…” Kali ini Joohyun pun ikut berbisik.

“Eomma… Yongjoo lapar….” Tiba-tiba suara Yongjoo mengalihkan perhatian Joohyun dan Yonghwa.

“Oh.. geuraeyo? Uri Yongjoo lapar yah… gidariseo… Chicken soup kesukaan Yongjoo sebentar lagi matang. Sabar yaa…”

“Shiroyo… Yongjoo tidak mau makan chicken soup, Eomma… tolong buatkan Yongjoo seperti yang eomma buatkan untuk Appa tadi malam.” Joohyun termenung sejenak. Dia mencoba mengingat-ingat apa yang dia berikan pada Yonghwa semalam.

“Apa yang kau maksudmu, sayang? Mianhae, Eomma tidak mengingatnya…”

“Banana Milk Sexyyyyy……” 

Celoteh Yongjoo dibarengi dengan acungan kedua jempol anak itu. Persis seperti yang Appanya lakukan pada eommanya tadi malam. Sontak Yonghwa dan Joohyun terperanjak dan membelalakan mata mereka.

“Mwoooooo…?????!!!!” Teriak Yonghwa dan Joohyun serempak.


~ End ~

Thank you for reading, Gomuma-deul. Bersama kalian adalah saat-saat yang bikin saya ngerasa punya dunia baru. Thank you, karena sudi berbagi tawa dan keceriaan yang mungkin akan kita kenang dimasa tua nanti. And Thanks To YongSeo… because of them… we’re here as a happy family. Yongseo couple yonghwonaraaaaa….!!!!! #DeepBow Saranghaeeee….. ^_^



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar