Mid Summer Story...
Author : Jingga8
Main Cast : Jung Yonghwa, Seo Joohyun, CNBLUE, SNSD
Genre : Romance
Rating : T
Chaptered
Chapter 6
Wonderful Night Journey...
Akhirnya.. seperti mimpi, Joohyun
duduk di kursi itu lagi. Dalam mobil itu lagi seperti saat terakhir Yonghwa
mengantarnya. Entah kenapa, ada rasa was-was saat dia duduk di sana. Terasa
akan bayang-bayang perpisahan yang membuat hati mereka tak tenang. Mungkin
karena saat terakhir mobil ini mengantar Joohyun, sejak itulah mereka mulai
kesulitan untuk berkomunikasi satu sama lain. Saat itu pula segala kesedihan
berawal. Syukurlah... karena itu tidak berlangsung lebih lama. Terima kasih
Tuhan.. untuk libur akhir pekan ini.. bisik mereka dalam hati.
Sepanjang perjalanan, banyak hal
yang saling mereka ceritakan. Satu diantaranya adalah tentang apa yg
masing-masing lakukan setelah malam perpisahan itu. Joohyun yang pertama kali
penasaran tentang perasaan Yonghwa sepulangnya dia dari dorm SNSD. Dan Yonghwa
pun menjawab.
"Sebenarnya malam itu aku
berada di mobilku cukup lama. Entahlah.. rasanya hatiku seperti di cabik-cabik.
Seperti ada sesuatu yang diambil dengan paksa dari hidupku dan aku tak bisa
melakukan apa-apa."
Ya.. saat itu Yonghwa memang
cukup lama berada di dalam mobil yang diparkirnya di samping dorm SNSD.
Merenung, menikmati pahitnya kehilangan. Memaksa hatinya untuk merelakan
sesuatu yang masih teramat ingin dimilikinya.
"Dan kau? apa yang kau
lakukan setelah itu Hyun ah..?" Kali ini pertanyaan yang sama untuk
Joohyun.
"Hmm.. malam itu, aku
putuskan untuk tidak menaiki elevator. Aku menghabiskan waktu cukup lama untuk
duduk ditangga."
"Mwo? Apa yang kau lakukan
di tangga sendirian di malam selarut itu?"
Joohyun tersenyum tipis sambil
menjawab pertanyaan Yonghwa.
"Sama seperti mu Oppa..
akupun merasa sesuatu yang paling membahagiakan telah hilang dari hidupku.
Rasanya aku belum lama memiliki semua kebahagiaan itu. Dan meskipun aku ingin,
keadaan melarangku untuk menginginkannya. Sebelumnya, aku bahkan tidak tahu apa
bedanya rasa suka dan cinta itu. Dan setelah aku tahu dan merasakannya,
tiba-tiba aku harus mengetahui dan merasakan satu perasaan lagi, yaitu patah
hati.
Haah... rasanya sesak sekali
dadaku, Oppa.. saat berfikir bahwa besok tak ada lagi panggilan ~Hyuun~ seperti
yang selama ini biasa kau lakukan. Eottokhaeo.. tak akan ada lagi yang akan ku
buatkan banana milk shake kesukaanmu. Tak akan ada lagi seorang teman baik yang
selalu mendengarkan segala ceritaku tentang apa yang kulakukan setiap harinya.
Meski aku punya eonnideul, tapi berbagi cerita denganmu rasanya berbeda, Oppa.
Rasanya seperti memiliki teman yang sangat baik yang akan selalu mendukungku.
Malam itu... aku menangis sejadi-jadinya, Oppa. Dan itu membuat semua eonniku
panik dan kebingungan melihat mataku yang membengkak."
"Benarkah?" Yonghwa
menghela nafas panjang kemudian gilirannya untuk bercerita betapa malam itu pun
sama menakutkannya untuk dia.
"Na do hyun ah. Laki-laki
seperti akupun bisa kehilangan tembok pertahanannya saat itu. Meski sekuatnya
ku tahan, tapi tak berhasil. Aku juga menangis sendiri malam itu. Dalam mobil
yang gelap, berharap tak akan ada seorangpun yang akan menemukanku di sana.
Sampai di dormku, dongsaengku pun menampakan ekspresi yang sama. Tapi mereka
tak berani bertanya apapun. Sepertinya mereka mengerti apa yang hari itu aku
alami. Sehingga tanpa banyak bertanya, mareka hanya membiarkanku masuk ke
kamarku begitu saja.
Dan kau tahu... aku melanjukan
tangisan babak ke2 ku di kamarku saat ku simpan story book darimu. Aku semakin
tersadar betapa bodohnya aku yang hanya melewatkan kebersamaan kita selama ini
begitu saja. Melihat story book darimu, menyadarkanku tentang betapa
berharganya semua itu. Dan aku baru saja kehilangannya.
Lalu tangisan babak ke3 ku
dimulai saat aku melihatmu menangis pada black room interview di episode
terakhir kita di WGM. Entahlah.. rasanya sakit sekali melihat air matamu
mengalir. Waaah... kau benar-benar hebat, Hyun ah! Telah membuat pria penuh
karisma sepertiku menjadi anak bodoh yang menangis karenamu."
Mereka pun tertawa. Bukan karena
merasa lucu. Lebih karena mereka sadari betapa cinta yang begitu sederhana bagi
sebagian orang, ternyata harus dibayar mahal oleh idol mereka.
"Gomawoio.. Oppa, telah
membiarkanku mengetahui segalanya. Saranghaeo... Yooong~… Oppa pasti sangat
lelah." Joohyun mulai berani mengatakan kata ajaib itu. Kali ini di tambah
dengan keberaniannya menyentuh kepala Yonghwa sambil merapihkan rambutnya.
Yonghwa sedikit terkejut melihat Seo Joohyun yang dikenalnya telah mengalami
perubahan seperti ini. Tapi dia tak dapat menyembunyikan kegembiraannya.
"Whooa.. uri Hyunie sekarang
lebih pintar merayu yah? Siapa yang mengajarkanmu selama aku tak ada?
Huh?" Yonghwa menggodanya dan membuat wajah Joohyun merah seperti udang
rebus.
"Aah.. Oppa... kau ini..!
Aku menyesal mengatakannya." Joohyun menutup wajahnya yang membuat Yonghwa
semakin gemas melihatnya.
"Wae? Kenapa menyesal? Itu
memang sudah seharusnya. Kau tahu, Hyuun.. selain Eomma, cuma kau yang pernah
melihatku menangis. Dan aku menangis karena mu. Sudah sepantasnya kalau kau
sangat mencintaiku dan tetap menjagaku untuk tetap disisimu. Sebagai lelaki, aku
sudah menyerahkan harga diriku di hadapanmu, kau tahu?"
Mendengarnya, Joohyun lantas
membelalakan mata.
"Whoaaa.. Oppa... jinjja..
kali ini kau benar-benar mengerikan yah..! Harga diri apa maksudmu? Whoaa...
kau benar-benar menakutkan, Oppa!"
Melihat aegyeo gadisnya itu,
Yonghwa terkekeh geli.
"Tentu saja itu harga
diriku! Bagi seorang pria, air mata adalah harga dirinya. Dan karenamu aku
kehilangan itu. Aaah.. eottokhae, Joohyun ah.. aku seperti anak cengeng
dihadapanmu. Jadi pastikan kali ini kau tetap menjagaku, Hyunnie ! Dan jangan
katakan pada siapapun! Yakseokhae?!" Kali ini giliran Joohyun yang tertawa
kegelian.
"Yang benar saja Oppa...!
Mwo ah... menangis babak 1, menangis babak 2, menangis babak 3, kau ini..!
Whoaaaa... uri Yoong... jinjjaroo..." Joohyun terbahak setelah puas
mengejek Yonghwa.
"Yaak!! Seo Joohyun!
Berani-beraninya kau meledekku!!" Yonghwa mencubit chubinya pipi Joohyun.
"Wae?! Memangnya kenapa?
Oppa tak suka?"
"Yaa.. jinjja.. Hyun
aah.."
"Jinjja.. Oppa.. ya.."
Begitulah malam itu berlalu. Itu
adalah perjalanan paling membahagiakan dalam hidup mereka. Saling terbuka,
saling merayu, saling menyatakan cinta, bahkan saling mengejek satu sama lain.
Benar-benar ajaib. Feels like a dream...
There are
three words, that I've been dying to say to you
Burns in my heart, like a fire that ain't goin' out
There are three words, & I want you to know they are true...
I need to let you know
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
I've never said, these words to anyone, anyone at all
Never got this close, cause I was always afraid I would falll
But now i know, that I'll fall right in-to your arms...
Don't ever let me go
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
Take it in, breathe the air
What is there to really fear
I can't contain, what my heart's sayin'
I gotta say it out loud...
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
Burns in my heart, like a fire that ain't goin' out
There are three words, & I want you to know they are true...
I need to let you know
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
I've never said, these words to anyone, anyone at all
Never got this close, cause I was always afraid I would falll
But now i know, that I'll fall right in-to your arms...
Don't ever let me go
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
Take it in, breathe the air
What is there to really fear
I can't contain, what my heart's sayin'
I gotta say it out loud...
I wanna say I love you, I wanna hold you tight
I want your arms around me & I, want your lips on mine
I wanna say I love you, but, babe I'm terrified
My hands are shaking, my heart is racing
Cause it's something I can't hide, it's something I can't deny
So here I go...
Baby I love you
( Baby I Love You – Tiffany Alvord )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar